Para Pedagang Sate Indonesia, Bersatulah!
Tuesday, November 6, 2007
Para pedagang sate Madura, Padang, Blora, Tegal dan lain daerah di Indonesia.... bersatulah...! Setelah mencoba mencuri lagu Rasa Sayange dan Jali-Jali, kini Malaysia benar-benar mulai merambah ke sektor makanan seperti yang aku indikasikan bulan lalu , mencoba mengklaim sate sebagai makanan eksklusif dan asli punya mereka.
Singaporeans, for instance, have promoted teh tarik and chilli crabs as among their main food attractions, said Mohd Rosly Selamat, chief operating officer of Pempena Sdn Bhd which is wholly owned by Tourism Malaysia.
“Malaysians, for instance, should make satay known to the world before other countries claim it as theirs,” he said at the launch of the one-day Malaysia Truly Asia Cuisine Showcase, held in conjunction with the Malaysia International Gourmet Festival (MIGF) from tomorrow till Nov 30.
Semua orang juga tahu kalau banyak negara yang punya versi yang beda-beda tentang sate... dan nggak ada yang tega mengklaim sebagai pemilik sejati. Baca wiki ini untuk sejarah singkat sate... Begitu banyak macam sate Indonesia disebutin situ tapi kita nggak seekstrem encik tetangga kita ini (yang btw hanya punya Sate Kajang untuk mereka banggakan...) untuk mengklaim bulat-bulat bahwa sate asalnya dari Indonesia... Atau kita yang terlalu lemah ya selama ini?